6:33 PM

(0) Comments

Staf Marks & Spencer Bugil untuk Amal

BELAKANGAN ini sederet selebriti rela berpose bugil untuk mendukung acara amal dari sebuah merek tertentu. Tetapi yang dilakukan brand Marks & Spencer kali ini sungguh berbeda.

Marks & Spencer ternyata tidak tertarik melibatkan sosok selebriti untuk acara amal kali ini. Model yang beruntung adalah 10 staf Marks & Spencer sendiri.

Menurut berita yang dilansir the Sun, Kamis (18/12/2008), 10 staf Marks & Spencer berpose bugil dalam sebuah kartu ucapan Natal untuk amal. Pose bugil kali ini diambil setelah mendapatkan persetujuan dari seluruh sfat yang terlibat.

Pada pose bugil kali ini, 10 staf Marks & Spencer terlihat menutupi buah dada dan bagian sensitif mereka dengan balon berwarna pink dan topi. Mereka pun sangat fotogenik saat berada di depan kamera.

Tentu saja kartu dengan pose bugil ini hanya bisa dimiliki di beberapa cabang Marks & Spencer, seperti di Broadmead, Bristol sebesar 2.50 poundsterling. Aksi ini bertujuan mengumpulkan dana untuk penelitian penyakit Alzheimer.

"Saya pikir posisi kami semua untuk kartu edisi Natal kali ini terlihat sangat menyenangkan. Awalnya kami merasa takut dan khawatir, tetapi setelah wajah selesai didandani, kami terlihat menarik. Rasa percaya diri pun muncul secara spontan dan membuat kami setuju berfoto bersama. Tentu saja kami melakukan ini untuk amal. Kami berharap dana yang terkumpul bisa berguna bagi yayasan dalam penelitian penyakit Alzheimer dan bisa menemukan cara penyembuhannya," cerita salah satu penggagas ide ini, Sue White, 46 tahun.

Dalam pose bugil ini. Sue tidak sendirian. Dia bersama sembilan rekan kerja lainnya, seperti Sara Card (38), Paula Harding (51), Jeannie Headington (60), Sian Propert Hannah Stewart (18), Caroline Hayward (45), Jess Hudson (27), dan Claire Foster (40).

"Ini sangat menakutkan, mengingat aku tidak begitu suka berpose bugil. Semuanya terlihat begitu gugup, tapi entah mengapa kami memiliki sesuatu yang mendorong dan memberikan motivasi kami sehingga mau melakukannya," tambah Hannah, model yang berusia paling muda.

Mark Poarch, Kepala Eksekutif Yayasan Alzheimer memberikan apresiasi yang cukup besar kepada 10 staf Marks & Spencer.

"Apa yang mereka lalukan sangat brilliant. Ini merupakan inisiatif yang berasal dari mereka. Mungkin selama ini orang-orang tidak begitu memikirkan penyakit Alzheimer, tetapi berbeda dengan yang dilakukan 10 wanita ini. Mereka justru memiliki kesadaran tinggi dan rela berpose bugil demi amal untuk penderita Alzheimer," pungkasnya.
(tty)

Sumber : okezone.com

0 Responses to "Staf Marks & Spencer Bugil untuk Amal"

Post a Comment